Menurut Prof Samuelson (1961), Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana manusia dan masyarakat memilih menggunakan uang atau tidak, untuk memanfaatkan sumber daya produktif yang langka guna menghasilkan bermacam komoditas dari waktu ke waktu. Dan mendistribusikannya untuk konsumsi waktu sekarang dan kemudian hari diantara bermacam-macam orang dan kelompok dalam masyarakat. Intinya ekonomi adalah ilmu produksi dan distribusi seluruh sumber daya yang langka baik benda fisik maupun jasa yang setiap individu membutuhkannya.
Menurut Webster’s New World Dictionary (1962), pendidikan adalah proses pelatihan dan pengembangan pengetahuan, keterampilan, daya pikir, karakter dll khususnya melalui pendidikan formal. Aktifitas pendidikan meliputi produksi dan distribusi pengetahuan baik yang dihasilkan dalam institusi pembelajaran umum ataupun institusi lainnya. Karena mayoritas aktifitas tersebut berasal dari istitusi pembelajaran sekolah dasar dan menengah baik negeri maupun swasta serta perguruan tinggi negeri maupun swasta. Hal yang ditekankan dalam pembahasan ini adalah pendidikan formal, namun hal itu dikarenakan bahwa kegiatan edukasi dibawah institusi lain seperti militer, gereja, masyarakat dan kelompok dan persekutuan bisnis kurang begitu dipedulikan.
Ekonomi pendidikan adalah ilmu yang
mempelajari bagaimana manusia dan masyarakat memilih menggunakan uang atau
tidak untuk memanfaatkan sumber daya produktif yang langka guna menghasilkan
bermacam jenis pelatihan dan pengembangan pengetahuan, keterampilan, daya
pikir, karakter dll khususnya melalui pendidikan formal_dan mendistribusikannya
sekarang dan kemudian hari diantara jenis orang dan kelompok masyarakat.
Sebagai
tempat pembinaan, pendidikan tidak memandang ekonomi sebagai pemeran utama
seperti halnya bisnis. Ekonomi hanya sebagai pemegan peran yang cukup
menentukan. Ada hal lain yang lebih menentukan hidup matinya dan maju mundurnya
suatu lembaga pendidikan dibandingkan dengan ekonomi, yaitu dedikasi, keahlian,
dan keterampilan pengelola dan guru-gurunya.
Fungsi
ekonomi dalam dunia pendidikan adalah untuk menunjang kelancaran proses
pendidikan. Bukan merupakan modal untuk dikembangkan, bukan untuk mendapatkan
keuntungan. Dengan demikian kegunaan ekonomi dalam pendidikan terbatas dalam
hal-hal berikut :
- Untuk membeli keperluan pendidikan yang tidak dapat dibuat sendiri atau bersama para siswa, orang tua, masyarakat, atau yang tidak bisa dipinjam dan ditemukan di lapangan, seperti prasarana, sarana, media, alat belajar/peraga, barang habis pakai, materi pelajaran.
- Membiayai segala perlengkapan gedung seperti air, listrik, telepon, televisi dan radio.
- Membayar jasa segala kegiatan pendidikan seperti pertemuan-pertemuan, perayaan-perayaan, panitia-panitia, darmawisata, pertemuan ilmiah dan sebagainya
- Untuk materi pelajaran pendidikan ekonomi sederhana, agar bisa mengembangkan individu yang berperilaku ekonomi, seperti hidup hemat, bersikap efisien, memiliki keterampilan produktif, memiliki etos kerja, mengerti prinsip-prinsip ekonomi
- Untuk memenuhi kebutuhan dasar dan keamanan para personalia pendidikan
- Meningkatkan motivasi kerja
- Membuat para personalia pendidikan lebih bergairah bekerja.
Dengan
adanya alokasi anggaran pendidikan diharapkan terjadi pembaharuan sistem
pendidikan nasional yaitu dengan memperbaharui visi, misi, dan strategi
pembangunan pendidikan nasional. Pendidikan nasional mempunyai visi terwujudnya
sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk
memberdayakan semua warga negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang
berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu
berubah
Fungsi
ekonomi dalam dunia pendidikan adalah untuk menunjang kelancaran proses
pendidikan. Bukan merupakan modal untuk dikembangkan, bukan untuk mendapatkan
keuntungan. Dengan demikian kegunaan ekonomi dalam pendidikan terbatas dalam
hal-hal berikut :
- Untuk membeli keperluan pendidikan yang tidak dapat dibuat sendiri atau bersama para siswa, orang tua, masyarakat, atau yang tidak bisa dipinjam dan ditemukan di lapangan, seperti prasarana, sarana, media, alat belajar/peraga, barang habis pakai, materi pelajaran.
- Membiayai segala perlengkapan gedung seperti air, listrik, dan telepon.
- Membayar jasa segala kegiatan pendidikan seperti pertemuan-pertemuan, perayaan-perayaan, panitia-panitia, darmawisata, pertemuan ilmiah dan sebagainya.
- Untuk materi pelajaran pendidikan ekonomi sederhana, agar bisa mengembangkan individu yang berperilaku ekonomi, seperti hidup hemat, bersikap efisien, memiliki keterampilan produktif, memiliki etos kerja, mengerti prinsip-prinsip ekonomi.
- Untuk memenuhi kebutuhan dasar dan keamanan para personalia pendidikan.
- Meningkatkan motivasi kerja
- Membuat para personalia pendidikan lebih bergairah bekerja.
Berdasarkan definisi dan fungsi dari ekonomi pendidikan, ruang lingkup
ekonomi pendidikan sebagai berikut :
- Prasarana, sarana, media, alat belajar, dsb dapat dipenuhi
- Proses belajar mengajar dapat dilaksanakan dengan lebih intensif, sebab para pendidik lebih dapat memusatkan perhatiannya mereka tindak mencari sambilan diluar
- Motivasi dan kegairahan kerja, personalia pendidikan meningkat, mereka siap pula untuk meningkatkan provesi
0 comments:
Post a Comment